Thursday, January 26, 2012

Sepanjang Hidup | Maher Zain (Sepanjang Hidup (For the Rest of My Life Bahasa Version))


aku bersyukur kau di sini kasih
di kalbuku mengiringi
dan padamu ingin ku sampaikan

kau cahaya hati
dulu ku palingkan diri dari cinta
hingga kau hadir membasuh segalanya
oh inilah janjiku kepadamu

reff:
sepanjang hidup bersamamu
kesetiaanku tulus untukmu
hingga akhir waktu kaulah cintaku cintaku
sepanjang hidup seiring waktu
aku bersyukur atas hadirmu
kini dan selamanya aku milikmu

yakini hatiku kau anugerah Sang Maha Rahim
semoga Allah berkahi kita
kekasih penguat jiwaku
berdoa kau dan aku di Jannah
ku temukan kekuatanku di sisimu
kau hadir sempurnakan seluruh hidupku
oh inilah janjiku kepadamu

repeat reff

yakini hatiku bersamamu ku sadari inilah cinta
tiada ragu dengarkanlah
kidung cintaku yang abadi

repeat reff

Monday, December 26, 2011

Here I Am | Yoon Sang Hyun



Here I am yeogi here I am
Here I am naega yeogie
Yeogi inneunde

Here I am jigeum here I am
Here I am jigeum yeogie
Naega inneunde

Nal dajweondo mojara
Nal beoryeodo mojara
Naega neol eolmamankkeum saranghaneunjireul
Moreulgeoya ama neol
Here I am

Moreulgeoya ama neol
Here I am

Saturday, December 24, 2011

Aku Maafkan Kamu | Malique ft Jamal Abdillah



Ada teratak di hujung kampung
Bawah cermin kopak ada kotak
Tersembunyi dalamnya ada tempurung
Sembunyi bawahnya katak melalak

Atur sepuluh daktil batal yang batil
Detik dua usul ditutup satu lagi tampil
Dari halaman rusuk kiri satu susuk ganjil
Minta diisolasi dari dalil busuk jahil
Aspirasi tak serasi dengan suara bunyi
Inkarserasi dari penghuni dan keluarga bumi
Surat wasiatnya atas paksi dalam rumi
Minta dikebumikan hidup-hidup dalam guni
Mana cepat terbang atau warna gelang tangan
Buah fikiran aneh tergantung di persimpangan
Halusinasi susuli ketandusan ihsan
Ubat parut auditori kesan artileri insan
Gagal dikesan

Aku maafkan kamu
Tak perlu kita bertemu
Cukup kau tahu
Yang aku
Maafkan kamu
Tolong teruskan hidup
Jangan sebut namaku

Timbul tenggelam, timbul tenggelam
Acapkali terpendam, acapkali tersergam
Cermin muka kopak penuh bintik hitam silam
Ini bukan lagu rindu ini madah dendam
Ku ditimbang tanpa neraca di awal usia
Ku dihukum masuk neraka oleh manusia
Minta tunjuk lubang atau pintu tak dapat jawapan jitu
Jadi aku tak berganjak biarkan saja begitu
Maafkan mereka, mereka tidak tahu
Mereka tidak ramas buku, mereka segan ilmu
Mereka tidak fasih malah fasik guna kata
Kita kongsi nama bangsa tapi tidak kasta bahasa
Maafkan mereka, mereka tiada nilai
Ibu bapa lalai dari kecil dah diabai
Tanpa kasih sayang, mereka suka menyakiti
Kita kongsi warna mata tapi tidak warna hati

Atas kepala murai sekawan
Baling ku ramit kucup lehernya
Terlalu rahi dendam di angan
Sampai terkacip mulut mahirnya

Aku maafkan kamu
Tak perlu kita bertemu
Cukup kau tahu
Yang aku
Maafkan kamu
Tolong teruskan hidup
Jangan sebut namaku

Jangan ahli sihir seru nama maharaja
Nanti segerombolan hantu bisu yang menjelma
Guna hak berfikir sebelum hak untuk bersuara
Kalau terpelajar sila guna hak miranda
Pura-pura dengar, telan tapi tidak hadam
Hafaz bila lafaz tapi mereka tidak faham
Mereka mula kiri, aku kanan bila baca
Sudah mahir rumi, mari tafsir alif ba ta

(Alif)
Ada teratak di hujung kampung
(Ba)
Bawah cermin kopak ada kotak
(Ta)
Tersembunyi dalamnya ada tempurung
Sembunyi bawahnya katak melalak

Ada teratak di hujung kampung
Bawah cermin kopak ada kotak
Tersembunyi dalamnya ada tempurung
Sembunyi bawahnya katak melalak

Aku maafkan kamu
Tak perlu kita bertemu
Cukup kau tahu
Yang aku
Maafkan kamu
Tolong teruskan hidup
Jangan sebut namaku

Ada teratak di hujung kampung
Bawah cermin kopak ada kotak
Tersembunyi dalamnya ada tempurung
Sembunyi bawahnya katak melalak

Ternyata kamu lebih suci dari apa yang kubayangkan

Friday, December 23, 2011

Untuk Kamu | Hafiz



Raut wajah…Mendamaikan…
Dan sesuci..Selembut hatimu..
Sinar mata…Mempersona…
Bagai gugur seluruh jantungku…

Aku Ingin engkau tahu…
Cinta aku satu…
Tercipta buat dirimu..
Hanya… Untuk kamu…

Huuu…Huuu…Huuu…
Huuu…Huuu…Huuu…

Aku ingin engkau tahu..
Cinta aku satu…..
Tercipta buat dirimu…
Hanya untuk kamu…

Lara Lagi | Adira AF8



Hanya sampai di sini sahaja
Kisah cinta kita berdua
Tiada daya selamanya
Terhenti di sini

Biar ku pujuk hati ini
Merawat rinduku sendiri
Setelah aku kau lukai
Sedangkan kau tahu

Kasih aku hanyalah untukmu
Tiada lain dalam diriku
Takkan berubah
walau dipisah laut biru

Cinta aku hanyalah untukmu
Tak pernah goyah, tak pernah jemu
Takkan terpadam dalam hatiku
Ia milikmu, percayalah

Mungkin sudah suratan kita
Terpisah sebegini saja
Pasti di satu hari nanti
Ku jejak bahgia

Kasih aku hanyalah untukmu
Tiada lain dalam diriku
Takkan berubah
walau dipisah laut biru

Cinta aku hanyalah untukmu
Tak pernah goyah, tak pernah jemu
Takkan terpadam dalam hatiku
Ia milikmu, percayalah

Mungkin sudah suratan kita
Terpisah sebegini saja
Pasti di satu hari nanti
Ku jejak bahgia

Friday, December 09, 2011

Kaseh Hajar (Tika Aku Menangis) | Ibu Lin



tika aku menangis
engkau pasti terkenang
melihat airmata yang jatuh bercucuran
kerana kehausan ditengah kepanasan

pasti engkau berlari mencari titisan hujan
dikelapangan alam yang tiada bersempadan
kemana harus pergi mencarikan bantuan
teguh menadah tangan mengharap ehsan Tuhan

tika aku menangis engkau pasti tak tenang
melihat airmata yang jatuh bercucuran
kerana kehausan ditengah kepanasan
hmm...hmm....hmm.....hmmmm....

hati ibu yang mana bisa menyata
melihat anak yang dalam keperitan
tidak kenal erti berkorban
tulus cinta dan kasih sayang
demi anak dalam kandungan
diiringi doa dan rahmat tuhan

tika aku menangis engkau pasti tak tenang
dikelapangan alam yang tiada bersempadan
kemana harus pergi mencarikan bantuan
teguh menadah tangan mengharap ehsan Tuhan

hati ibu yang mana dpt melawan
melihat anak yang dalam kesedihan
hanya ingin satu senyuman
terbit dari sinar harapan
kudrat hilang tetap menatap
cahaya mata oh dari tuhan

Video kredit kepada: Azma Aizal Yusoof

Andai Waktu Memanggil | Opick ft Fira FLO


Ya Rabbi beri kami
Cahaya penerang digelapnya hati
Jauh sudah langkah kaki
Lewati jutaan detik tak kembali

Ilahi ampuni kami
Dosa-dosa mewarnai diri
Hati lupa kadang terlena
Mimpi dunia menggoda sang jiwa

[*]
Andai waktu memanggilku
Berharap tersenyum di akhir masaku
Maafkanlah ampuni diriku
Hati ‘kan memohon di kemahaan-Mu

[**]
Tangan ini hati ini
Hari-hari berlalu ‘kan jadi saksi-Mu
Dan tak bisa ku sembunyi
Suka duka nestapa tiada hati bisa berdusta

Back to [*]

Back to [**] 2x