Showing posts with label Aman Shah. Show all posts
Showing posts with label Aman Shah. Show all posts

Thursday, May 01, 2008

Musim Cinta | Aman Shah

Musim cinta telah berlalu
Kau pergi dan lukakan hatiku
Musim cinta telah berlalu
Kau pergi dan tinggalkan kenangan

Biar daku alami
Gelombang pahit cinta hidupku
Biar daku selami
Lautan racun cinta menanti
Musim cinta telah berlalu
Kau pergi dan tinggalkan kenangan

Tuesday, April 29, 2008

Mencari | Aman Shah

Katakanlah kau rela berjalan
Tiada kesal yang dirasakan
Jangan dikirakan ini paksaan
Hanya kita bersama berjalan

Katakanlah kau akan mencari
Dengan kesungguhan hati
Pencarian ini takkan berhenti
Walau dihujung pelangi

( korus )
Sekiranya nanti diketemukan
Sebuah persimpangan
Mahukah kau sendiri memilih haluan
Kiranya nanti keupayaan dicari
Mahukah dihenti pencarian ini

Katakanlah kau terus mencari
Dengan ketabahan hati
Kita akan meredah maya ini
Kita kan terus mencari

Friday, April 25, 2008

Kepulangan Yang Dinanti | Aman Shah

Bergema suara takbir di angkasa
Selembut bayu meresap ke dalam jiwa
Betapa hatimu terharu
Menyambut anakmu kembali

Terbayang senyuman di wajah nan sepi
Pulangnya anakmu di pagi yang murni
Kasihmu seharum kasturi
Melambai anakmu kembali

( korus )
Dalam dakapan keheningan maya
Pertemuan yang menyentuh di jiwa
Sekian lamanya terpisah
Harapan kini menjadi nyata

Kiranya perpisahan terjadi lagi
Anakmu pergi mencurahkan bakti
Doamu teriring selalu
Semoga bertemu kembali

( ulang dari mula )

Pulanglah di hari raya
Begitulah harapan ayahanda

Monday, April 14, 2008

Jasa Ayah Dan Ibu | Aman Shah

Kenanglah segala jasa ibu dan ayah
Membesarkan dikau
Sehingga dewasa
Dibelai, dimanja kau saja harapannya
Untukmu didunia cahaya mata mereka, Kau seorang

Janganlah kau lupa segala pesanannya
Pedoman untukmu bila dihari muka
Usahlah kau mungkir segala kata mereka
Kelak kau sempurna bahagia akhirnya

Tahukah betapa resahnya
Menunggu kelahiranmu dulu
Dalam kandungan ibu ayah berdoa
Agar kau jadi insan yang mulia
Itulah harapan ayah bonda

Saturday, March 29, 2008

Insan Permata | Aman Shah

Wajahmu berseri bagaikan purnama
Yang bersinar menerangi suasana
Renungmu yang manja menyentuh di jiwa
Menyusup menggoda oh insan permata

( korus )
Oh insan oh payung
Oh manja oh gadis remaja
Engkaulah insan permata

Dimakan aku mabuk
Dibuang rasa sayang
Diminum bagai racun
Disimpan ku tak senang

Ditinggalkan ku takut
Nanti disunting orang
Oh sayang aduh sayang
Oh insan permata

Rambutmu yang halus lembut bak sutera
Apakah kau bidadari yang menjelma
Siapakah namamu siapakah yang punya
Terpikat hatiku oh insan permata

Sunday, March 23, 2008

Cinta Tak Seindah Yang Diucap | Aman Shah

Setulus cintamu kau curahkan
Selembut madah yang kau dendangkan
Namun itu hanya mainan
Tak seindah kau ucapkan

Cinta berbunga setahun lalu
Terkulai layu sepi membisu
Kau pergi tanpa izinku
Resah jiwaku menantimu

Cumbu dan rayu manis bermadu
Menghiris plu di kalbuku
Janji manismu ternyata palsu
Cintamu tiada berkesan

Terguris sudah cinta yang suci
Airmata tak bererti lagi
Kau berdusta dalam bercinta
Tinggal kini aku yang merana

Sunday, March 02, 2008

Bungaku | Aman Shah

Mawarku kau cantik berseri
Mekarmu nun di taman sari
Mawarku kau kembang mewangi
Bungaku kau idaman hati
Ingin kau kupetik bunga
Untuk menghias jambangan
Harummu menusuk ke kalbu
Serimu penawar rindu

Kau bagaikan sutra
Disinari dik sang suria
Lembutmu bak baldu
Disiram embun pagi
Senda gurauanmu mesra di angin lalu
Membuat hatiku hai merasa cemburu
Aku yang merindu menanti dan memuja
Duhai bunga
Mawarku kau bunga impian
Abadi dalam kenangan