Musim cinta telah berlalu
Kau pergi dan lukakan hatiku
Musim cinta telah berlalu
Kau pergi dan tinggalkan kenangan
Biar daku alami
Gelombang pahit cinta hidupku
Biar daku selami
Lautan racun cinta menanti
Musim cinta telah berlalu
Kau pergi dan tinggalkan kenangan
Pelbagai koleksi lirik lagu Melayu, English, Indonesia, Singapura, Korea dan sebagainya.
Showing posts with label Aman Shah. Show all posts
Showing posts with label Aman Shah. Show all posts
Thursday, May 01, 2008
Tuesday, April 29, 2008
Mencari | Aman Shah
Katakanlah kau rela berjalan
Tiada kesal yang dirasakan
Jangan dikirakan ini paksaan
Hanya kita bersama berjalan
Katakanlah kau akan mencari
Dengan kesungguhan hati
Pencarian ini takkan berhenti
Walau dihujung pelangi
( korus )
Sekiranya nanti diketemukan
Sebuah persimpangan
Mahukah kau sendiri memilih haluan
Kiranya nanti keupayaan dicari
Mahukah dihenti pencarian ini
Katakanlah kau terus mencari
Dengan ketabahan hati
Kita akan meredah maya ini
Kita kan terus mencari
Tiada kesal yang dirasakan
Jangan dikirakan ini paksaan
Hanya kita bersama berjalan
Katakanlah kau akan mencari
Dengan kesungguhan hati
Pencarian ini takkan berhenti
Walau dihujung pelangi
( korus )
Sekiranya nanti diketemukan
Sebuah persimpangan
Mahukah kau sendiri memilih haluan
Kiranya nanti keupayaan dicari
Mahukah dihenti pencarian ini
Katakanlah kau terus mencari
Dengan ketabahan hati
Kita akan meredah maya ini
Kita kan terus mencari
Labels:
Aman Shah,
Malay Lyrics
Friday, April 25, 2008
Kepulangan Yang Dinanti | Aman Shah
Bergema suara takbir di angkasa
Selembut bayu meresap ke dalam jiwa
Betapa hatimu terharu
Menyambut anakmu kembali
Terbayang senyuman di wajah nan sepi
Pulangnya anakmu di pagi yang murni
Kasihmu seharum kasturi
Melambai anakmu kembali
( korus )
Dalam dakapan keheningan maya
Pertemuan yang menyentuh di jiwa
Sekian lamanya terpisah
Harapan kini menjadi nyata
Kiranya perpisahan terjadi lagi
Anakmu pergi mencurahkan bakti
Doamu teriring selalu
Semoga bertemu kembali
( ulang dari mula )
Pulanglah di hari raya
Begitulah harapan ayahanda
Selembut bayu meresap ke dalam jiwa
Betapa hatimu terharu
Menyambut anakmu kembali
Terbayang senyuman di wajah nan sepi
Pulangnya anakmu di pagi yang murni
Kasihmu seharum kasturi
Melambai anakmu kembali
( korus )
Dalam dakapan keheningan maya
Pertemuan yang menyentuh di jiwa
Sekian lamanya terpisah
Harapan kini menjadi nyata
Kiranya perpisahan terjadi lagi
Anakmu pergi mencurahkan bakti
Doamu teriring selalu
Semoga bertemu kembali
( ulang dari mula )
Pulanglah di hari raya
Begitulah harapan ayahanda
Labels:
Aman Shah,
Lagu Raya,
Malay Lyrics
Monday, April 14, 2008
Jasa Ayah Dan Ibu | Aman Shah
Kenanglah segala jasa ibu dan ayah
Membesarkan dikau
Sehingga dewasa
Dibelai, dimanja kau saja harapannya
Untukmu didunia cahaya mata mereka, Kau seorang
Janganlah kau lupa segala pesanannya
Pedoman untukmu bila dihari muka
Usahlah kau mungkir segala kata mereka
Kelak kau sempurna bahagia akhirnya
Tahukah betapa resahnya
Menunggu kelahiranmu dulu
Dalam kandungan ibu ayah berdoa
Agar kau jadi insan yang mulia
Itulah harapan ayah bonda
Membesarkan dikau
Sehingga dewasa
Dibelai, dimanja kau saja harapannya
Untukmu didunia cahaya mata mereka, Kau seorang
Janganlah kau lupa segala pesanannya
Pedoman untukmu bila dihari muka
Usahlah kau mungkir segala kata mereka
Kelak kau sempurna bahagia akhirnya
Tahukah betapa resahnya
Menunggu kelahiranmu dulu
Dalam kandungan ibu ayah berdoa
Agar kau jadi insan yang mulia
Itulah harapan ayah bonda
Labels:
Aman Shah,
Malay Lyrics
Saturday, March 29, 2008
Insan Permata | Aman Shah
Wajahmu berseri bagaikan purnama
Yang bersinar menerangi suasana
Renungmu yang manja menyentuh di jiwa
Menyusup menggoda oh insan permata
( korus )
Oh insan oh payung
Oh manja oh gadis remaja
Engkaulah insan permata
Dimakan aku mabuk
Dibuang rasa sayang
Diminum bagai racun
Disimpan ku tak senang
Ditinggalkan ku takut
Nanti disunting orang
Oh sayang aduh sayang
Oh insan permata
Rambutmu yang halus lembut bak sutera
Apakah kau bidadari yang menjelma
Siapakah namamu siapakah yang punya
Terpikat hatiku oh insan permata
Yang bersinar menerangi suasana
Renungmu yang manja menyentuh di jiwa
Menyusup menggoda oh insan permata
( korus )
Oh insan oh payung
Oh manja oh gadis remaja
Engkaulah insan permata
Dimakan aku mabuk
Dibuang rasa sayang
Diminum bagai racun
Disimpan ku tak senang
Ditinggalkan ku takut
Nanti disunting orang
Oh sayang aduh sayang
Oh insan permata
Rambutmu yang halus lembut bak sutera
Apakah kau bidadari yang menjelma
Siapakah namamu siapakah yang punya
Terpikat hatiku oh insan permata
Labels:
Aman Shah,
Malay Lyrics
Sunday, March 23, 2008
Cinta Tak Seindah Yang Diucap | Aman Shah
Setulus cintamu kau curahkan
Selembut madah yang kau dendangkan
Namun itu hanya mainan
Tak seindah kau ucapkan
Cinta berbunga setahun lalu
Terkulai layu sepi membisu
Kau pergi tanpa izinku
Resah jiwaku menantimu
Cumbu dan rayu manis bermadu
Menghiris plu di kalbuku
Janji manismu ternyata palsu
Cintamu tiada berkesan
Terguris sudah cinta yang suci
Airmata tak bererti lagi
Kau berdusta dalam bercinta
Tinggal kini aku yang merana
Selembut madah yang kau dendangkan
Namun itu hanya mainan
Tak seindah kau ucapkan
Cinta berbunga setahun lalu
Terkulai layu sepi membisu
Kau pergi tanpa izinku
Resah jiwaku menantimu
Cumbu dan rayu manis bermadu
Menghiris plu di kalbuku
Janji manismu ternyata palsu
Cintamu tiada berkesan
Terguris sudah cinta yang suci
Airmata tak bererti lagi
Kau berdusta dalam bercinta
Tinggal kini aku yang merana
Labels:
Aman Shah,
Malay Lyrics
Sunday, March 02, 2008
Bungaku | Aman Shah
Mawarku kau cantik berseri
Mekarmu nun di taman sari
Mawarku kau kembang mewangi
Bungaku kau idaman hati
Ingin kau kupetik bunga
Untuk menghias jambangan
Harummu menusuk ke kalbu
Serimu penawar rindu
Kau bagaikan sutra
Disinari dik sang suria
Lembutmu bak baldu
Disiram embun pagi
Senda gurauanmu mesra di angin lalu
Membuat hatiku hai merasa cemburu
Aku yang merindu menanti dan memuja
Duhai bunga
Mawarku kau bunga impian
Abadi dalam kenangan
Mekarmu nun di taman sari
Mawarku kau kembang mewangi
Bungaku kau idaman hati
Ingin kau kupetik bunga
Untuk menghias jambangan
Harummu menusuk ke kalbu
Serimu penawar rindu
Kau bagaikan sutra
Disinari dik sang suria
Lembutmu bak baldu
Disiram embun pagi
Senda gurauanmu mesra di angin lalu
Membuat hatiku hai merasa cemburu
Aku yang merindu menanti dan memuja
Duhai bunga
Mawarku kau bunga impian
Abadi dalam kenangan
Labels:
Aman Shah,
Malay Lyrics
Subscribe to:
Posts (Atom)