Showing posts with label Anuar Zain. Show all posts
Showing posts with label Anuar Zain. Show all posts

Monday, January 31, 2011

Sedetik Lebih | Anuar Zain



Setiap nafas yang dihembus
Setiap degupan jantung
Aku selalu memikirkanmu

Dalam sedar dibuai angan
Dalam tidur dan khayalan
Aku selalu memikirkanmu

Ternyata ku perlukan cinta dari dirimu sayang
Barulah terasa ku bernyawa

Kasihku ku amat mencintai kamu
Kerana kau beri erti hidup
Ku kan terus mencinta sedetik lebih selepas selamanya

Di kala penuh ketakutan dengan badai kehidupan
Ku bersyukur adanya kamu

Biarlah kehilangan semua yang dimiliki di dunia
Asal masih adanya kamu

Wednesday, January 05, 2011

Ku Berjanji Karna Cinta | Anuar Zain

Kumenunggu getar hatiku
Anganku hanya untukmu
‘Tuk bersama selamanya
Kita berdua

Kau slalu mengisi hariku
Dengan canda dan tawamu
Kurasakan bahagiaku
Untukmu selalu

reff:
Kuberjanji karna cinta
Kuberharap karna kasihmu
Selamanya dan tak akan pernah berpisah
Sampaikan nanti

Kau selalu mengisi hariku
Dengan canda dan tawamu
Kurasakan bahagiaku
Untukmu selalu

Kuberjanji karna cinta
Kuberharap karna kasihmu
Selamanya dan tak akan pernah berpisah
Sampaikan nanti

bridge:
Meraihmu…menggapaimu

(Kuberjanji karna cintaku)
Karna cinta
(Kuberharap karna kasihmu)
Karna kasih
Kuberjanji karna cintaku
Kuberharap karna kasihmu
Selamanya dan tak akan pernah berpisah
Sampaikan nanti

Pernah berpisah

Tuesday, December 30, 2008

Ketulusan hati | Anuar Zain

cintaku tak berdusta
tak mengenal ingkar
tak kenal nestapa

cintaku hanya indah
hanya bahagia
untuk selamanya

apa yang kurasakan ini
persembahan untuk dirimu
kau dengarkan kasihku

mencintaimu
tak mengenal waktu
tak mengenal puitis
hanya tulusnya hati

mencintaimu
tak mengenal ragu
keyakinan hatiku
hanya untuk dirimu
selalu

cintaku tak berdusta
tak mengenal ingkar
tak kenal nestapa
tak ada seribu janji
hanya bahagia untuk selamanya

apa yang ku rasakan ini
persembahan untuk dirimu
kau dengarkan kasihku

mencintaimu
tak mengenal waktu
tak mengenal puitis
hanya tulusnya hati

mencintaimu
tak mengenal ragu
keyakinan hatiku
hanya untuk dirimu selalu

apa yang ku rasakan ini
persembahan untuk dirimu
kau dengarkan kasihku

mencintaimu
tak mengenal waktu
tak mengenal puitis
hanya tulusnya hati

mencintaimu
tak mengenal ragu
keyakinan hatiku
hanya untuk dirimu selalu

Monday, December 29, 2008

Perpisahan | Anuar Zain

Ku Mengerti Perpisahan Ini
Bukan Kerana Kau Membenci
Tapi Kasih Yang Pernah Ku Beri
Tiada Lagi Bersama

Sering Kala Aku Terlihatkan Mu
Impian Nan Indah Julang Bahagia

Ku Harungi Hari Demi Hari
Bersama Wajah Tak Mungkin Akan Kembali
Tapi Hati Masih Tak Terima
Ditinggalkan Sengsara

Keraguan Ini Bukanlah Padamu
Perasaan Hati Masih Rindu
Kekalutan Ini Hanyalah Untukku
Tercari-Cari Bayanganmu

Tak Sanggup Aku Kehilangan
Kehilanganmu
Oh…Oh…..
Yea…Yea…..

Masih Tercari-Cari
Keraguan Ini Bukanlah Padamu
Masih Tercari-Cari Bayanganmu
Tak Sanggup Aku Kehilanganmu

Saturday, December 27, 2008

Lelaki Ini | Anuar Zain

Kasih, kenanganku
Ingatkah saat saat dulu
Kasih, apakah dirimu
Merasakan semua itu

Ke mana pun langkahku pergi
Ku masih melihat bayanganmu cintaku
Dan kemana pun arah anginku berlari
Hati ini masih kau miliki

Lelaki ini yang selalu mencintamu
Selalu, tanpa ragu
Lelaki ini yang selalu memuja
Hanya dirimu
Yang bertakhta dalam sanubariku
Sanubari ku
Aku yang mencintakan mu
Hanya dirimu…

Karena cintaku, tak berbatas waktu
Karena cintaku, tak mengenal jenuh hatimu
Hatimu…

Friday, December 26, 2008

Terpedaya | Anuar Zain

Hmmm... inilah masanya
Ku menunggumu di malam pesta
Janji-janjimu tersangat indah
Bicaramu membuatku terlena
Bisik rayumu oh manisnya
Apakah mungkinkau terlupa
Jangan mudah terpedaya

( bridge )
Jika begitu kata-katamu
Fikirkan saja ooo kata hatimu
Halangan tiba kau terfikirkannya
lupakan saja sengketa oh...
Bicaramu bisik rayumu
Bicaramu membisik rayuku

( korus )
Di malam begini kumerasa sepi
Bertemankan bintang bagai menjadi saksi
Aku menyendiri di malam begini
Bertemankan bulan menyinari lagi

Thursday, December 25, 2008

Tangisan Naluri | Anuar Zain

Oh benarkah ini suatu keinginan
Dimana kau janji
Dimata ku merinduimu
Mengimbas kembali
Dalam renungan
Hanya tinggal wajah yang ayu
Dalam memoriku
Dengarkan lah sayang seruan
Dari jiwaku yang
Menanti kehadiranmu

( korus )
Suaramu ingin kudengari
Sayangku, rela kumenunggu
Terangi hati yang resah ini
Tangisan, tidak membawamu
Kepadaku
Oh sedarkah
Luka hati ini
Hadirlah kembali
Menerangi , Hidup ini

Wednesday, December 24, 2008

Suria Dan Siara | Anuar Zain

Bintang timur muncul sebentar cuma
Pastikan hilang pada dinihari
Segelintir yang menyaksinya
Hadir cuma sebentar bagaikan suatu rahsia

( bridge )
Tinggalkan malam layangan ilham
Sampaikan salam siarra yang bungkam

( korus )
Selamat pagi sang suria mulaikan hari
Apakah janjimu untukku hari ini
Selamat tinggal sang siarra akhiri malam
Apakah rahsia yang telah kau bawa pergi

Bintang timur hadir bersama dingin
Pastikan pulang mengiringi sunyi
Segelintir yang menyaksinya
Hadir buat seketika simpan suatu rahsia

Tuesday, December 23, 2008

Suasana Di Hari Raya | Anuar & Ellina

A:
Berlalulah sudah ramadan sebulan berpuasa
Tiba syawal kita rayakan dengan rasa gembira
Anak muda di rantauan semuanya pulang ke desa
Ibu dan ayah keriangan bersyukur tak terkira

E:
Bertukar senyuman dan salam ziarah-menziarahi
Tutur dan kata yang sopan saling memaafi
Suasana hari raya walau di mana pun jua
Memberikan ketenangan dan mententeramkan jiwa

( korus 1 )
A:
Kuih dan muih beranika macam
Makanlah jangan hanya di pandang
E:
Ketupat rendang sila nikmati kawan
Penat memasak malam ke pagi

( korus 2 )
A:
Wajik dan dodol jangan lupakan
Peninggalan nenek zaman berzaman
E:
Asyik bersembang pakcik dan makcik
Hai duit raya lupa nak di beri

A & E:
Berlalulah sudah ramadan sebulan berpuasa
Tiba syawal kita rayakan dengan rasa gembira
Anak muda di rantauan semuanya pulang ke desa
Ibu dan ayah keriangan bersyukur tak terkira

( ulang korus 1 & 2 )

Monday, December 22, 2008

Sesuci Cintamu | Anuar Zain

Dapat ku membayangkan
Dari senyum bibirmu itu
Terlindung dari nyata Aku tahu semua
Terucap kata-kata Bisikan seluhur hatimu
Ku percaya jua sesucinya cintamu

Kukagumi sinar
Matamu yang ayu
Bundarnya... cantiknya...
Wajahmu sayang penyejuk rasa
Selembut hatimu
Menjadi ku bertambah sayang
Senangnya hati kini
Sejak bersamamu

Bertemu dan bermesra
Sering menghibur duka
Biar masa berlalu
Kasih sayang dipahatkan
Ku percaya suci cintamu

Sunday, December 21, 2008

Semusim Berlalu | Anuar Zain

Melewati hari-hari
Aku rasa sunyi
Kian lama meyendiri

Jiwa yang tak terisi
Merenung ke dalam diri
Kurasa kekosongan
Segala yang kumiliki
Semakin/jauh pergi

Di satu masa
Hidupku bahagia
Dikau hadirmu dulu
Kedalam duniaku
Di bawah awan
Kita pernah bersatu
Menjalinkan rasa rindu
Semusim yang berlalu

( korus )
Semua kini
Tak lagi ku temu
Saat denganmu
Yang semakin jauh ditelan waktu
Kenangan lalu

Bersemadi dalam dunia ini
Kekal bersemi
Sebuah cinta abadi
Aku menyusuri waktu
Dengan rasa rindu
Pada senyum dan tangismu
Semusim yang berlalu
Aku pernah merasai
Hilang tak berganti
Sejarahmu yang gemilang
Kan tetap
Di ingatan

Di satu masa
Hidupku bahagia
Dikau hadirmu dulu
Kedalam dunia ku
Dibawah awan kita pernah bersatu
Menjalinkan rasa rindu
Semusim yang berlalu

( ulang korus )

( bridge )
Aku rasa sunyi tanpa dikau di sisi
Sering terbayang setiap
Kenangan bersama
Tempuhi segalanya

( korus )
Semua kini
Tak lagi ku temu
Saat denganmu
Yang semakin jauh ditelan waktu
Kenangan lalu

Bersemadi dalam dunia ini
Kekal bersemi
Sebuah cinta abadi

Saturday, December 20, 2008

Semua Untukmu | Anuar Zain

Dengarlah bisikan angin bayu
Dengarklah bisikan ooo hatiku
Bagaikan sebuah melodi cinta murni
Semua adalah untukmu
Walaupun dalam lautku selami
Walaupun tinggi gunungku daki
Ku rela tempuhi rintangan yang ada
Semua demi cinta suci

( korus )
Tanpa dirimu hidup tak bererti
Tahukah kau cintaku murni
Jangan kau pergi
Dirimu tiada ganti
Harapan yang ada
Tersemat di jiwa
Semoga kau sentiasa di sisi

Usah kau ragui keikhlasanku
Usah kau ragui oh hasratku
Kuserah seluruh jiwa dan cintaku
Semua adalah untukmu

( korus )
Tanpa dirimu hidup tak bererti
Tahukah kau cintaku murni
Jangan kau pergi
Dirimu tiada ganti
Akan ku berjanji oh aku berjanji
Semua adalah untukmu

Tanpa dirimu hidup tak bererti
Tahukah engkau cintaku suci dan murni
Jangan kau pergi
Dirimu tiada ganti
Akan ku berjanji oh aku berjanji
Segala harapan tersemat di jiwa
Semoga kau sentiasa di sisi

Friday, December 19, 2008

Rindu Belaian | Anuar Zain

Selama ini ingin ku ngerti sendiri
Entah apa saja yang kumahukan
Tiada petunjuk jalan
Biarpun apa terjadi semua kutempuhi

Mahunya biarku merasa dari mula
Biarkan semua cerita berlalu
Secara tiba-tiba
Inginku rasakan lagi semua kisah berlalu
Tak mungkin

( korus )
Aku ingin merasakan belaian
Seperti yang kuidamkan
Di mana belaian
Yang kuimpikan berkunjung tiba
Seketika atau selamanya

( bridge )
Janji terukir antara dua hati
Hanya dibibir tanpa disedari
Rindu belaian
Di masa kesunyian
Mencengkam diri
Terdampar sepi
Bagaimanakah oh rasanya
Kau di hati hanya untuk sekali lagi

Thursday, December 18, 2008

Permata | Anuar Zain

Resah yang telah melanda
Terlalu lama
Kabut dalam dada
Getaran mula bergema
Ku terpesona

Bayangan mula menjelma
Makin terang
Gemilangnya rona
Taringnya rentak berirama
Teristimewa

( 1 )
Matanya melirik manja tiada rahsia
Kelu lidahku membisu tertawan bicaranya

( 2 )
Pandangan pertama
Gelora di jiwa
Cinta kita menjalin asmara
Kaulah permataku
Rindu belaianmu
Bila kita bersua cerialah dunia
Dunia (dunia) oh...

Semakin dalam cintaku
Pabila daku terkenangkan dirimu
Mimpiku semanis madu
Oooo... kau ratuku

Bila bertemu
Gelisahku mula berlalu
Kau warnakan hari-hariku
Seindah senyummu

( ulang 1 & 2 )

Percayalah kasihku semurni hatimu
Jiwaku hanya untuk mu
Kemesraan berpadu
Bahagia selalu
Padaku dikaulah ratu
Oooo...

( ulang 1 & 2 & 2 )

Wednesday, December 17, 2008

Nyanyian Sepasang Hati | Anuar Zain

Lama sudah ku menanti
Baru kini ku temui
Mawar harum kan ku sunting
Untuk menghias kamar hati yang lama sepi

Lama sudah ku menanti
Sekeping hati nan suci
Baru kini ku temui
Engkaulah sinar menerangi cintaku ini

Hanya engkau penawar rindu
Hanya engkau dalam mimpiku
Kita jalan seiring dan jangan berpaling
Walau beribu halangan menunggu di depanku

Engkau tetap satu
Engkau tetap ku puja tiap waktu
Hanya engkau satu
Engkau tetap ku puja tiap waktu

Jika hati kita sama
Ke puncak bahgia akhirnya
Hanya itu yang ku pinta
Hidup bersamamu hingga akhir hayatku

Tuesday, December 16, 2008

Mungkin | Anuar Zain

Biarkanlah saja diriku sendirian tanpamu
Biarkanlah aku merindu sekian lama
Bukan maksud untuk membisusepi tanpa kata
Terpisahnya kita kerana mengejar impian

( korus )
Mungkinkah bersama dua jiwa ini
Dalam mencari cinta sejati nan suci
Mungkinkah segala derita di jiwa
Akan terabat kini

Biarkanlah saja diriku sepi tanpa kata
Terpisahnya kita kerana mengejar impian

( bridge )
Hanya satu pintaku
Sabarlah menanti
Ku kan pulang bersama
Cinta...

Monday, December 15, 2008

Kita | Anuar Zain

Alasan demi alasan
Hidup ini memerlukan
Arah dan tujuan untuk
Terus perjuangan
Mengapa sering terjadi
Penindasan dan penghinaan
Diantara semua insan

Di dunia
Bersama kita
Menghadapi
Dugaan menimpa
Saling hormati
Dan hargai
Usaha bersama

( korus )
Tunjukkan dunia
Apa gunanya oh orang kita
Jangan dipersiakan kemampuan yang ada
Kita tiada beza
Walaupun hanya sedikit masa
Dengan keyakinan pasti kitakan berjaya

Sunday, December 14, 2008

Kembalilah Kasih | Anuar Zain

Sendirianku di halaman
Bulan dan bintang menyaksikan
Perpisahan dua insan
Tiada rela

Diabadikan bunga merah
Menjadi lambang perpisahan
Percintaan dua insan
Tiada tara

( korus )
Kini... hilang dari pandangan
Jernih berkaca
Sayu kedengaran suaramu ( 2X )
Sayu... suaramu...

( bridge )
Kembalilah kekasih
Kembali segera
Hilangkan kerinduan
Yang masih melanda
Kudambakan bisikan asmara
Kasihmu penuh makna
Ku yakin bunga cinta
Pasti mekar semula

Saturday, December 13, 2008

Keabadian Cinta | Anuar Zain

Selembut bicara
Sehalus sentuhanmu
Layangan pesonamu
Tak mungkin ku lupa jelingan pertama
Nan indah penuh makna
Akan ku sahut cintamu itu
Bersama kita menuju bahagia

( korus )
Takkan laguku sendiri
Kasih yang berlabuh kini
Terasa keabadian cinta kau beri
Mungkinkah daku bermimpi
Sebahagia begini
Ini bukan ilusi oh... kasih

Seindah irama
Gemersik suaramu
Mengalun sepiku yang merindu
Akan ku sahut cintamu itu
Bersama kita menuju bahagia

( bridge )
Tuhan merestui
Bahagia begini
Kasihmu nan suci

Kaulah Satunya | Anuar Zain

Ku terbayangkan sinar senyuman mu
Bagai mentari pagi
Untuk mulakan setiap hari
Wajahmu yang ayu
Bagaikan permata
Oh tiada bandingannya
Sungguh tak ku sangka betapa besarnya
Korban kasih mu padaku
Ku mencurahkan segala yang ada
Demi untuk kebahagian

( korus )
Oh sayang kaulah satunya
Oh cinta yang kau berikan
Ku kan cuba, ku kan cuba
Untuk membalaskan segala
Kasihmu padaku

Ingin ku luahkan
Rasa cinta murni
Dariku hanyalah untukmu
Usah kau ragukan
Erti cinta suci
Yang tersemai di hati ini

(ulang korus)

Cinta mu indah...
Jiwa ku terasa
Gelora asmara...
Membakar di jiwa, hey... hey... hey...
Kasih sayang mu padaku