Wednesday, December 31, 2008

Sayang-sayang | Aliff Aziz

Masaku teringat akan dirimu
Ada sesuatu begitu mengganggu
Diam-diam aku menyukaimu
Bermimpi bila kau jadi milikku

Jauh di dasar hatiku
Inginku ku teriak…
Aku cinta kamu!

Sayang, sayang, sayang
Kamu dah berpunya
Tertutup sudah bagiku kesempatan

Dan bukan gayaku
Rebut pacar orang
Meski hati tulus
Cerita berakhir tak senang

Aku tahu akan sulit bagiku
Mencari-cari pengganti dirimu
Tapi bagi lelaki macam aku
Tak mau berakhir kerna begitu

Jauh di dasar hatiku
Inginku teriak
Aku cinta kamu!

Sayang, sayang, sayang
Kamu dah berpunya
Tertutup sudah bagiku kesempatan

Dan bukan gayaku rebut pacar orang
Meski hati tulus
Cerita berakhir tak senang

Tak mungkin, tak mungkin
Aku menyerah hanya kerna tak dapatkan kamu
Meski jauh di dasar hatiku
Ingin ku teriak
Aku cinta kamu!

Sayang, sayang, sayang
Kamu dah berpunya
Tertutup sudah bagiku kesempatan

Dan bukan gayaku
Rebut pacar orang
Meski hati tulus cerita berakhir tak senang

Sayang, sayang, sayang
Kamu dah berpunya
Tertutup sudah bagiku kesempatan

Dan bukan gayaku
Rebut pacar orang
Meski hati tulus
Cerita berakhir tak senang,
Cerita berakhir tak senang

Tuesday, December 30, 2008

Ketulusan hati | Anuar Zain

cintaku tak berdusta
tak mengenal ingkar
tak kenal nestapa

cintaku hanya indah
hanya bahagia
untuk selamanya

apa yang kurasakan ini
persembahan untuk dirimu
kau dengarkan kasihku

mencintaimu
tak mengenal waktu
tak mengenal puitis
hanya tulusnya hati

mencintaimu
tak mengenal ragu
keyakinan hatiku
hanya untuk dirimu
selalu

cintaku tak berdusta
tak mengenal ingkar
tak kenal nestapa
tak ada seribu janji
hanya bahagia untuk selamanya

apa yang ku rasakan ini
persembahan untuk dirimu
kau dengarkan kasihku

mencintaimu
tak mengenal waktu
tak mengenal puitis
hanya tulusnya hati

mencintaimu
tak mengenal ragu
keyakinan hatiku
hanya untuk dirimu selalu

apa yang ku rasakan ini
persembahan untuk dirimu
kau dengarkan kasihku

mencintaimu
tak mengenal waktu
tak mengenal puitis
hanya tulusnya hati

mencintaimu
tak mengenal ragu
keyakinan hatiku
hanya untuk dirimu selalu

Monday, December 29, 2008

Perpisahan | Anuar Zain

Ku Mengerti Perpisahan Ini
Bukan Kerana Kau Membenci
Tapi Kasih Yang Pernah Ku Beri
Tiada Lagi Bersama

Sering Kala Aku Terlihatkan Mu
Impian Nan Indah Julang Bahagia

Ku Harungi Hari Demi Hari
Bersama Wajah Tak Mungkin Akan Kembali
Tapi Hati Masih Tak Terima
Ditinggalkan Sengsara

Keraguan Ini Bukanlah Padamu
Perasaan Hati Masih Rindu
Kekalutan Ini Hanyalah Untukku
Tercari-Cari Bayanganmu

Tak Sanggup Aku Kehilangan
Kehilanganmu
Oh…Oh…..
Yea…Yea…..

Masih Tercari-Cari
Keraguan Ini Bukanlah Padamu
Masih Tercari-Cari Bayanganmu
Tak Sanggup Aku Kehilanganmu

Saturday, December 27, 2008

Lelaki Ini | Anuar Zain

Kasih, kenanganku
Ingatkah saat saat dulu
Kasih, apakah dirimu
Merasakan semua itu

Ke mana pun langkahku pergi
Ku masih melihat bayanganmu cintaku
Dan kemana pun arah anginku berlari
Hati ini masih kau miliki

Lelaki ini yang selalu mencintamu
Selalu, tanpa ragu
Lelaki ini yang selalu memuja
Hanya dirimu
Yang bertakhta dalam sanubariku
Sanubari ku
Aku yang mencintakan mu
Hanya dirimu…

Karena cintaku, tak berbatas waktu
Karena cintaku, tak mengenal jenuh hatimu
Hatimu…

Friday, December 26, 2008

Terpedaya | Anuar Zain

Hmmm... inilah masanya
Ku menunggumu di malam pesta
Janji-janjimu tersangat indah
Bicaramu membuatku terlena
Bisik rayumu oh manisnya
Apakah mungkinkau terlupa
Jangan mudah terpedaya

( bridge )
Jika begitu kata-katamu
Fikirkan saja ooo kata hatimu
Halangan tiba kau terfikirkannya
lupakan saja sengketa oh...
Bicaramu bisik rayumu
Bicaramu membisik rayuku

( korus )
Di malam begini kumerasa sepi
Bertemankan bintang bagai menjadi saksi
Aku menyendiri di malam begini
Bertemankan bulan menyinari lagi

Thursday, December 25, 2008

Tangisan Naluri | Anuar Zain

Oh benarkah ini suatu keinginan
Dimana kau janji
Dimata ku merinduimu
Mengimbas kembali
Dalam renungan
Hanya tinggal wajah yang ayu
Dalam memoriku
Dengarkan lah sayang seruan
Dari jiwaku yang
Menanti kehadiranmu

( korus )
Suaramu ingin kudengari
Sayangku, rela kumenunggu
Terangi hati yang resah ini
Tangisan, tidak membawamu
Kepadaku
Oh sedarkah
Luka hati ini
Hadirlah kembali
Menerangi , Hidup ini

Wednesday, December 24, 2008

Suria Dan Siara | Anuar Zain

Bintang timur muncul sebentar cuma
Pastikan hilang pada dinihari
Segelintir yang menyaksinya
Hadir cuma sebentar bagaikan suatu rahsia

( bridge )
Tinggalkan malam layangan ilham
Sampaikan salam siarra yang bungkam

( korus )
Selamat pagi sang suria mulaikan hari
Apakah janjimu untukku hari ini
Selamat tinggal sang siarra akhiri malam
Apakah rahsia yang telah kau bawa pergi

Bintang timur hadir bersama dingin
Pastikan pulang mengiringi sunyi
Segelintir yang menyaksinya
Hadir buat seketika simpan suatu rahsia