Aku yang lemah tanpamu
Aku yang rentan karena
Cinta yang tlah hilang darimu
Yang mampu menyanjungku
Selama mata terbuka
Sampai jantung tak berdetak
Selama itu pun
Aku mampu tuk mengenangmu
Darimu...
Kutemukan hidupku
Bagiku...
Kau lah cinta sejati
Ooh...
Bila yang tertulis untukku
Adalah yang terbaik untukmu
Kan kujadikan kau kenangan
Yang terindah dalam hidupku
Namun takkan mudah bagiku
Meninggalkan jejak hidupku
Yang tlah terukir abadi
Sebagai kenangan yang terindah
Ooh...
Pelbagai koleksi lirik lagu Melayu, English, Indonesia, Singapura, Korea dan sebagainya.
Thursday, February 14, 2008
Wednesday, February 13, 2008
Kemaafan Dendam Yang Terindah | Aishah
Kehangatan mentari ku rasakan
Tak sehangat api perbalahan
Ku ketuk pintu hati
Senyap dan sunyi
Tiada jawapan yang ku perolehi
Dinginnya malam itu bagai salju
Tidak sedingin perasaanmu
Kau sengaja membina dinding pemisah
Di antara kita tak lagi bersemuka
( korus 1 )
Kekasih ku... ku rasakan perlu
Menitip surat buat tatapan mu
Sekali ini aku rela merendah diri beralah
Agar perhubungan terjalin semula
( korus 2 )
Kekasih ku... tak mungkin ku tahu
Apa tersirat dihati kecil mu
Andainya aku yang bersalah
Maafkan saja...
Kemaafan dendam yang terindah...
Kehangatan mentari dingin salju
Bertukar ganti hari ke hari
Aku masih di sini
Sabar menanti
Terbuka kembali hatimu yang terkunci...
( ulang korus 1, 2 )
Kemaafan... kemaafan dendam yang terindah...
Tak sehangat api perbalahan
Ku ketuk pintu hati
Senyap dan sunyi
Tiada jawapan yang ku perolehi
Dinginnya malam itu bagai salju
Tidak sedingin perasaanmu
Kau sengaja membina dinding pemisah
Di antara kita tak lagi bersemuka
( korus 1 )
Kekasih ku... ku rasakan perlu
Menitip surat buat tatapan mu
Sekali ini aku rela merendah diri beralah
Agar perhubungan terjalin semula
( korus 2 )
Kekasih ku... tak mungkin ku tahu
Apa tersirat dihati kecil mu
Andainya aku yang bersalah
Maafkan saja...
Kemaafan dendam yang terindah...
Kehangatan mentari dingin salju
Bertukar ganti hari ke hari
Aku masih di sini
Sabar menanti
Terbuka kembali hatimu yang terkunci...
( ulang korus 1, 2 )
Kemaafan... kemaafan dendam yang terindah...
Labels:
Aishah,
Malay Lyrics
Monday, February 11, 2008
Suratan | Alleycats
Ada sepucuk warkah
Dalam riang aku terima
Dari sekeping hati yang kupuja
Diselitkan setangkai mawar
Yang merah merkah oh warnanya
Tapi sayang telah layu pun ia
Kau tanya kepadaku mengapa
Aku merayu
Kau tanya kepadaku mengapa
Aku mengganggu...oh..oh..ohhhh
Bukankah kau yang dulu
Mengharapkan kasihku
Setelahku serahkan
Dikau membisu
Tapi mengapa kini
Kau kata yang kau benci
Setelah jiwa raga ku korbankan
Untukmu
Sampul warkahmu indah
Tapi isinya hampa
Haruskah ku terima
Kesan yang tergambar ini
Dalam riang aku terima
Dari sekeping hati yang kupuja
Diselitkan setangkai mawar
Yang merah merkah oh warnanya
Tapi sayang telah layu pun ia
Kau tanya kepadaku mengapa
Aku merayu
Kau tanya kepadaku mengapa
Aku mengganggu...oh..oh..ohhhh
Bukankah kau yang dulu
Mengharapkan kasihku
Setelahku serahkan
Dikau membisu
Tapi mengapa kini
Kau kata yang kau benci
Setelah jiwa raga ku korbankan
Untukmu
Sampul warkahmu indah
Tapi isinya hampa
Haruskah ku terima
Kesan yang tergambar ini
Labels:
Alleycats,
Malay Lyrics
Saturday, February 09, 2008
Kau Yang Istimewa | Aishah
Musim bercinta sungguh asyiknya
Pewarna asmara
Saling berjanji seikhlas hati
Kekal abadi
Di malam ini ku temu
Kekasih
Ruang yang berseri
Sinar matanya menghapus rindu
Penghibur sendu
Kerap kali kau membalut lukaku
Gurindam laguku hanya umtukmu
Oh! tercipta lagu cinta yang pertama
Cinta kita, kita berdua
Kau yang istimewa
Berganding setia
Tiada dua tiada tiga
Hanya kau saja
Berbagai burung terlepas turun
Mendapat pelindung
Akan ku jaga kasih
Sayangmu
Usah kau ragu
Kau kasihku...
Usah dihiraukan
Cemuhan yang datang
Nanti perbalahan terjadi beban
Antara kau dan aku
Pewarna asmara
Saling berjanji seikhlas hati
Kekal abadi
Di malam ini ku temu
Kekasih
Ruang yang berseri
Sinar matanya menghapus rindu
Penghibur sendu
Kerap kali kau membalut lukaku
Gurindam laguku hanya umtukmu
Oh! tercipta lagu cinta yang pertama
Cinta kita, kita berdua
Kau yang istimewa
Berganding setia
Tiada dua tiada tiga
Hanya kau saja
Berbagai burung terlepas turun
Mendapat pelindung
Akan ku jaga kasih
Sayangmu
Usah kau ragu
Kau kasihku...
Usah dihiraukan
Cemuhan yang datang
Nanti perbalahan terjadi beban
Antara kau dan aku
Labels:
Aishah,
Malay Lyrics
Thursday, February 07, 2008
Kau Sahabat, Kekasih Dan Teman | Aishah
Ku harapkan sinar purnama hingga ke siang
Ku harapkan mimpi-mimpi bukan khayalan
Telah aku jelajahi seluruh benua
Mencari pengertian hidup yang sementara
Manusia beranika ragan dan rupa
Ada yang jujur dan ramai berpura-pura
Ku sangka dalam ilmu dan pengetahuan ku
Tapi ada waktu ku terkeliru
Ku dambakan bukan sekadar yang dinamakan
Kekasih yang menemani ke sana sini
Ku dambakan sahabat dan teman setia
Rela bersama suka dan duka
Jadilah kau sahabat ku, kekasih dan teman
Hanya itu yang ku harapkan
Dalam susah dalam senang kita seiringan
Semoga ikatan berkekalan
Ku harapkan mimpi-mimpi bukan khayalan
Telah aku jelajahi seluruh benua
Mencari pengertian hidup yang sementara
Manusia beranika ragan dan rupa
Ada yang jujur dan ramai berpura-pura
Ku sangka dalam ilmu dan pengetahuan ku
Tapi ada waktu ku terkeliru
Ku dambakan bukan sekadar yang dinamakan
Kekasih yang menemani ke sana sini
Ku dambakan sahabat dan teman setia
Rela bersama suka dan duka
Jadilah kau sahabat ku, kekasih dan teman
Hanya itu yang ku harapkan
Dalam susah dalam senang kita seiringan
Semoga ikatan berkekalan
Labels:
Aishah,
Malay Lyrics
Tuesday, February 05, 2008
Suara Kekasih | Alleycats
Hadiran ombak membelai pantai
Tiada putusnya percintaan itu
Hembusnya bayangmu menyejukkan
Tapi tiada terhenti dahaga
Kerinduan suara kekasih
Membelai hatiku
Suara kekasih
Membasuh lukaku
Tibanya sinar bulan di laut
Dengan ribuna alunan kemesraan
Membawa kenangan yang berlalu
Dengan ribuan warna keemasan
Suara kekasih
Membelai jiwaku
Suara kekasih
Yang menyejukkan ku
Terdengar suaramu yang suci
Pabila terkejut dari mimpi
Ku manyakinkan suara itu
Memanggil daku dengan harapan
Tapi sayangnya alunan ombak
Yang memecah diri sangkaku
Suara kekasih
Yang memanggil daku
Suara kekasih
Di malam yang indah
Tiada putusnya percintaan itu
Hembusnya bayangmu menyejukkan
Tapi tiada terhenti dahaga
Kerinduan suara kekasih
Membelai hatiku
Suara kekasih
Membasuh lukaku
Tibanya sinar bulan di laut
Dengan ribuna alunan kemesraan
Membawa kenangan yang berlalu
Dengan ribuan warna keemasan
Suara kekasih
Membelai jiwaku
Suara kekasih
Yang menyejukkan ku
Terdengar suaramu yang suci
Pabila terkejut dari mimpi
Ku manyakinkan suara itu
Memanggil daku dengan harapan
Tapi sayangnya alunan ombak
Yang memecah diri sangkaku
Suara kekasih
Yang memanggil daku
Suara kekasih
Di malam yang indah
Labels:
Alleycats,
Malay Lyrics
Saturday, February 02, 2008
Setahun Sudah Berlalu | Alleycats
Gurindam dan irama
Tidak lagi ku hiraukan
Setelah api cinta terpadam
Apa yang tinggal kini
Hanya sisa kesal kelmarin
Menjadi simfoni mendayu
Pada setiap malam minggu
Setahun sudah berlalu
Februari muncul kembali
Dengan kehangatan semalam
Tanpa ku sedari
Ku petik mawar merah
Ku tulis sekuntum puisi
Tapi sayang pada siapa kan ku beri
Kesepian memaksa
Ku lihat wajah di cermin
Terpandang aprut di muka ku
Bekas cinta yang lama
Apakah tidakkan hilang
Kesan cinta yang terus mendatang
Bermain di jiwa ini
Tidak lagi ku hiraukan
Setelah api cinta terpadam
Apa yang tinggal kini
Hanya sisa kesal kelmarin
Menjadi simfoni mendayu
Pada setiap malam minggu
Setahun sudah berlalu
Februari muncul kembali
Dengan kehangatan semalam
Tanpa ku sedari
Ku petik mawar merah
Ku tulis sekuntum puisi
Tapi sayang pada siapa kan ku beri
Kesepian memaksa
Ku lihat wajah di cermin
Terpandang aprut di muka ku
Bekas cinta yang lama
Apakah tidakkan hilang
Kesan cinta yang terus mendatang
Bermain di jiwa ini
Labels:
Alleycats,
Malay Lyrics
Subscribe to:
Posts (Atom)
